Jendela Rumah Anggota Partai di Kendari Ditembak

by -40 Views
Rumah Anggota Partai "Untuk langkah-langkah dari Satgas Pangan Polri sendiri dalam menjaga stabilitas harga beras yakni dengan melakukan pendampingan, pengawasan proses pendistribusian program beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan)," jelas Kasatgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangan tertulis, Kamis (5/10/23). Menurut Kasatgas, pihaknya melakukan pengawasan untuk memastikan tidak terjadinya penimbunan-penimbunan beras yang dilakukan oleh oknum. "Serta memonitor gudang-gudang penyimpanan beras sebagai bentuk antisipasi terjadinya penimbunan oleh spekulan dan tindakan-tindakan lain yang dapat menyebabkan terhambatnya proses jalur distribusi beras ke masyarakat," ujar Kasatgas. Dalam hal ini, ungkap Kasatgas, stok indikatif CBP (cadangan beras pemerintah) berdasarkan data Bulog, saat ini 1,7 juta ton. Lalu, pada 4 Oktober 2023 sudah dilakukan pembongkaran sebanyak 27.000 ton terhadap beras impor yang berasal Vietnam. Hal itu menjadi tindak lanjut impor beras oleh Pemerintah di tahun 2023 dengan total 2 juta ton. Lebih dalam, Kasatgas memaparkan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET), yakni wilayah zona A (Jawa, Lampung, Sumsel, Sulawesi, Bali dan NTB) Rp 10.900. Wilayah zona B (Kalimantan, NTT, Sumatera lainnya) Rp11.500. Wilayah zona C Maluku, Malut, Papua, Papua Barat Rp11.800. “Sedangkan untuk rata-rata harga beras medium di tingkat end user, per 5 Oktober 2023, zona A Rp12.844 atau 15.14 persen di atas HET,” jelasnya. Zona B Rp13.567 atau 15.24 persen di atas HET. Zona C, Rp14.800 atau 20.27 persen di atas HET. Dan harga beras medium yang dijual di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Rp11.117. Kasatgas menyebut, terkait penegakkan hukum berkaitan dengan komoditi beras, Satgas Pangan Polri sejak Januari sampai dengan Oktober 2023 sudah memproses sebanyak 10 Laporan Polisi (Lp). "Dengan jumlah tersangka sebanyak 10 orang yang terjadi di Banten, Bekasi dan Jawa Barat, untuk status LP tersebut saat ini 8 sudah P 21 dan 2 masih tahap penyelidikan. Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan melakukan repacking dan pengoplosan," ungkap Kasatgas.

Rumah seorang politisi di Kendari atas nama Fajar Hasan mengalami kerusakan di bagian kaca, diduga akibat tembakan senjata api.

“Iya benar, jendela kamar depan rumahnya, kebocoran lubang dan retak diduga akibat tekanan benda kecil,” jelas Kapolresta Kendari, Kombes Pol Eka Faturrahman, Jumat (6/10/23).

Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari pemilik rumah dan dilakukan TKP. Namun, pihaknya belum dapat memastikan bahwa lubang yang merusak kaca rumah tersebut akibat sebuah tembakan senjata api.

“Kita masih olah TKP. Kita belum dapat memastikan apakah itu bekas peluru, batu atau sejenisnya. Belum dapat kita simpulkan, sehingga kita akan koordinasi dengan Labfor Makassar untuk mengungkap penyebab lubang itu,” jelasnya lebih lanjut.

Kapolres mengungkapkan ubang yang terdapat pada kaca rumah milik tersebut diketahui ketika anak perempuan pemilik rumah yang tidur di lantai dua kaget saat melihat ada pecahan kaca di lantai kamarnya. Ketika melihat ke jendela kamar tidurnya ditemukan sudah berlubang dengan kondisi kaca retak.

“Pemilik rumah, termasuk pemilik kamar, tidak pernah mendengar ada letusan dan tidak mengetahui secara pasti kapan kejadiannya. Tidak ditemukan adanya kerusakan terhadap benda-benda lain yang ada di belakang kaca nako yaitu vitrase atau tirai tipis dan gorden yang masih dalam keadaan utuh,” jelas lebih lanjut.

Kapolres pun menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan akan membawa pecahan kaca jendela itu ke Labfor Makassar.

banner 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.